“Elektabilitas Ahok turun namun saat ditanya puas atau tidak puas, mereka malah menjawab puas terhadap kinerja Ahok. Ini menunjukkan warga DKI sangat rasional dalam menilai,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi di kantornya, Cikini,  Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2016). Berdasarkan survei Indikator, kepuasan terhadap kinerja Ahok sebagai Gubernur sekitar 69%, sedangkan yang puas dengan kinerja Djarot Syaiful

Survei Indikator menempatkan pasangan nomor urut 2 di Pilgub DKI 2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di urutan kedua. Meski elektabilitas turun, Ahok ternyata mendapat respon baik soal kinerja. Survei dilakukan pada tanggal 15-22 November 2016. Survei ini menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan 798 responden. Margin of Error dari survei ini yakni 3,6 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel tersebar dari seluruh kota yang ada di Jakarta.

Indikator juga mengecek tingkat kesukaan pemilih terhadap Ahok. Pada bulan Mei-Juni 2016, tingkat kesukaan terhadap Ahok sebesar 72 persen sementara di November 2016 turun menjadi 52%.

“Isu agama sangat dominan. Sehingga rasio mereka tidak jalan. Mereka puas, tapi kepuasan terdesak opini sebulan ini, hingga kepuasan itu tidak serta merta memilih Ahok,” jelasnya.

Hidayat sebagai Wakil Gubernur 47%. Sementara elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat 26,2 persen atau disalip oleh Agus-Sylvi.

Burhan menuturkan bahwa biasanya jika petahana dinilai baik maka elektabilitas juga baik. Lalu, mengapa hasil di Pilgub DKI ini berbanding terbalik?

DPR Menilai Sebar Maklumat Pakai Helikopter Berlebihan | Solid Gold Berjangka

Menurut Fadli, ia meyakini aksi Bela Islam III nanti akan berjalan dengan damai. Tapi, tindakan Kepolisian yang membuat kegaduhan baru yang tidak perlu. Politisi Gerindra ini pun seperti bernostalgia dengan cara penyebaran maklumat yang dilakukan pihak Kepolisian tersebut. Di samping itu, Fadli pun tetap mengimbau kepada masyarakat jika memang tetap ingin melakukan aksi unjuk rasa, maka lakukanlah dengan tertib, tidak anarkis dan mematuhi aturan yang berlaku.

“Justru nanti akan timbul kegaduhan baru, menurut info, aksi nanti katanya akan damai, bahkan super damai,” ujarnya.  Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, menilai bahwa langkah pihak Kepolisian yang menyebarluaskan maklumat Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan, menggunakan helikopter terlalu berlebihan dan juga menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

“Terakhir kayaknya dulu waktu tahun 1970 atau 1971 gitu pakai helikopter itu,” kata Fadli. “Saya kira itu terlalu berlebihan, padahal kan aksi nanti tidak ada potensi yang membahayakan menurut saya,” ujar Fadli, Kamis 24 November 2016.

 

Solid Gold Berjangka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s