Belasan venue wifi corner terbagi menjadi sembilan venue di Terminal 1 dan 2, enam venue di area kargo serta perkantoran Bandara Soekarno-Hatta, dan di area community center yang berada di gedung serba guna PT Angkasa Pura II.

“Jadi penjemput, pengunjung bandara yang tidak masuk ke dalam terminal dan butuh internet, bisa pakai fasilitas wifi corner ini. Kami kerja sama dengan PT Telkom, membuat 17 venue wifi corner di area terminal dan sekitarnya,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com.

Kecepatan internet yang dapat dijangkau oleh pengguna melalui wifi corner ini mencapai 100 megabyte per second (Mbps). Untuk dapat mengakses internet di wifi corner, pengguna jasa bandara perlu melakukan registrasi dengan mengirim SMS ke 98108, lalu ketik net (spasi) 5000 atau membeli voucher di booth yang tersedia seharga Rp 5.000.

Pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, mulai Rabu (23/11/2016) ini dapat memanfaatkan fasilitas wifi di Terminal 1 dan 2 bandara itu. Jika sebelumnya yang bisa mengakses wifi hanya calon penumpang di dalam gedung terminal, sekarang semua pengguna jasa bandara yang bukan penumpang pesawat juga dapat menggunakan layanan ini.

Bos Microsoft Ingin Ciptakan Perangkat Mobile Terbaik | Solid Gold Berjangka

Nadella juga menyebut tidak akan kembali ke ranah perangkat mobile, tanpa menghadirkan inovasi serta hal berbeda dari perangkat lain ke pasar.

Disinggung soal perangkat Windows 10 Mobile yang terfokus pada enterprise, HP Elite x3, Nadella menyebut perusahaannya telah memiliki perannya sendiri pada inovasi struktural di ranah smartphone.

CEO Microsoft, Satya Nadella, mengungkap bahwa perusahaannya akan terus berada di ranah ponsel dengan perangkat berfitur unik, dan berencana menciptakan dan mengembangkan perangkat mobile terbaiknya.

Saat ini Microsoft terfokus pada produktivitas, manajemen dan keamanan, yang ketiganya terkait erat dengan bidang bisnis. Hal ini juga dinilai mengindikasikan bahwa perangkat mobile Surface Phone akan menyasar konsumen di kalangan enterprise.

Hal ini disampaikan Nadella setelah mengakui bahwa Microsoft kurang tanggap dalam menanggapi tren perangkat mobile. Tahun lalu, Microsoft mengeluarkan dana sebesar USD7,6 miliar, yang diperkirakan setara dengan nilai transaksinya saat mengakuisisi Nokia Devices and Service pada tahun 2014.

 

Solid Gold Berjangka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s