Langkah Presiden Jokowi tersebut patut ditiru oleh elite negeri ini untuk ikut serta meredam suasana agar tercipta situasi yang kondusif. “Hal itu menunjukkan jiwa kenegarawan seorang presiden yang bertanggungjawab atas keutuhan NKRI,” ujar Awiek di Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Menurunya belakangan ini memang harus diakui bahwa situasi menghangat terutama di media sosial, terutama akibat dugaan penistaan agama. Perdebatan di medsos seringkali sudah kebablasan bahkan mengabaikan norma-norma ketimuran.

“Terkait dengan proses hukum terhadap seseorang yang diduga melakukan penistaan agama, sebaiknya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Tinggal prosesnya diawasi agar sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” pungkasnya.

“Pola komunikasi langsung seperti dilakukan Presiden Jokowi merupakan tradisi baru yang cukup positif bagi perkembangan demokrasi di Indonesia,” jelasnya.

Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi menyatakan silaturrahmi Presiden Joko Widodo dengan segenap elemen masyarakat untuk mencairkan suasana patut diapresiasi.

Suap Ijon Proyek, KPK Periksa Rektor IAINU Kebumen | PT Solid Gold Berjangka

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasukkan nama Rektor Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen, Imam Satibi ke dalam agenda pemeriksaan hari ini. Namanya tercantum dalam pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan suap ijon proyek di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Pemerintah Kabupaten Kebumen (Pemkab) tahun 2016. Dalam kasus ini sejumlah saksi telah diperiksa penyidik KPK. Di antaranya Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo dan Sekretaris DPRD‎ Kebumen A Dwi Budi Satrio.

Belum diketahui apa kaitan Imam yang juga Ketua Lembaga Pendidikan Maarif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen ini dalam kasus tersebut. Keterangan Imam dibutuhkan untuk kelengkapan berkas perkara tersangka Direktur Utama‎ (Dirut) PT Otoda Sukses Mandiri Abadi (PT OSMA), Hartoyo dan Pegawai Negeri Sipil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Kebumen, Sigit Widodo.

Bersamaan dengan itu, penyidik KPK juga memanggil seorang wiraswasta bernama Basikun Suwandhin Atmojo alias Ki Petruk, serta dua PNS yakni Ai Pandoyo dan Edi Riyanto. Mereka juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hartoyo dan Sigit.

“Dia jadi saksi untuk tersangka HTY dan SGW,” ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Jumat (25/11/2016).

 

PT Solid Gold Berjangka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s